Kekasihku seperti burung murai suaranya merdu. Matanya kaca hatinya biru. Kekasihku seperti burung murai bersarang indah di dalam hati. *** Rendra dijuluki “Si Burung Merak” bukan hanya karena pesonanya di atas panggung saja. Tapi, memang begitulah ia. Sesosok pribadi yang penuh vitalitas dan gairah. Seorang pecinta, bak merak yang merentangkan ekor cantiknya untuk …
Sepasang lenganku siap menjadi keras batu batu. terpatung di belasan waktu. atau tersusun tinggi menjadi benteng pelindung, atau berdiri tegak menjadi tiang bersandar, atau terbentang luas menjadi ruang kebebasan untuk kau lega bernafas. sampai kau siap bergegas
Puisi dapat bersinergi dengan berbagai karya seni lain dan akan menghasilkan karya jenis baru yang saling menguatkan. Puisi bergabung dengan musik menghasilkan musikalisasi puisi dan ketika puisi beriringan dengan fotografi akan menjelma menjadi puisi fotografi. Sebelum antologi puisi yang ke-2 ini. beberapa waktu lalu penyair dan fotografer telah menerbitkan antologi puisi “Di Balik Lensa Ka…
Mari kita buka apa isi kaleng Khong Guan ini apakah biskuit, peyek, keripik, ampiang, atau rengginang? Simsalabim. Buka! Isinya ternyata adalah ponsel, kartu ATM, tiket, voucher, obat, jimat, dan kepingan-kepingan rindu yang sudah membatu.
Lanang Setiawan merupakan sosok yang sangat mencintai sejarah, bahsa dan sastra drai tanah kelahirannya. Dia memahami dengan baik karakter dan semnagat tokoh pendahulunya. Tokoh sejarah Tegal Adipati Martoloyo menjadi dasra pijakan Lanang dalam berkarya
Buku Kumpulan Puisi Ibadah Kesekian 90 Puisi ini memuat 90 puisi dari 16 penyair yang kebetulan lahir dan tinggal di Kota Tegal. Penerbitnya Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Tegal.